Gaya Nyentrik Tatto dan Rokok Menteri Susi Pujiastuti Kabinet Jokowi

Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-M. Jusuf Kalla mengangkat wanita yang tak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Siapa dia?

Dikutip Bisnis dari laman resmi Maskapai Penerbangan Susi Air, Minggu (26/10/2014), disebutkan Susi Pudjiastuti merupakan pemilik sekaligus CEO Susi Air.



Susi Pudjiastuti lahir pada 15 Januari 1965, pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. Wanita ini adalah pemilik dan Presdir Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product dan PT ASI Pudjiastuti Aviation.

PT ASI Pudjiastuti Marine product adalah perusahaan yang bekerja dalam bidang eksportir hasil-hasil perikanan. Sedangkan PT ASI Pudjiastuti Aviation adalah perusahaan operator penerbangan Susi Air yang berasal dari Jawa Barat.

Susi AIR memiliki 50 unit pesawat berbagai jenis. Jenis-jenis pesawat tersebut yaitu Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, serta Diamond DA 42. Sebagian besar pesawat ini dioperasikan di daerah luar Jawa seperti Papua dan Kalimantan.


Maskapai Susi Air ini menjelajah ke sejumlah wilayah Indonesia. Bahkan, menjelajah wilayah yang jarang terjamah, seperti Cilacap, Pangandaran, Nusa Tenggara, Ambon, Papua, Kalimantan dan lain-lain.

Susi yang lahir dan besar di Pangandaran ternyata hanya memiliki ijasah SMP. Dia memang sempat mengenyam pendidikan SMA di Yogyakarta, namun dikeluarkan pada saat kelas II SMA. Susi Pudjiastuti hanya mengenyam pendidikan hingga SMA. Bahkan, pada saat ia berusia 17 tahun, ia sudah memutuskan untuk berhenti sekolah.

Ia memutuskan berhenti sekolah pada saat kelas II SMAN Yogyakarta. Alasannya, karena Susi aktif dalam gerakan golput pada masa itu. Dengan alasan tersebut, Susi pun dikeluarkan dari sekolah. Setelah itu, ia mulai bekerja berbagai macam pekerjaan dengan hanya modal ijazah SMP.

Susi sudah mengalami tiga kali pernikahan. Suami terakhirnya adalah Christian von Strombeck. Christian merupakan seorang ekspatriat yang pernah bekerja di IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara). Dari suami terakhir inilah, Susi mendapat inspirasi untuk mengembangkan bisnis penerbangan.
==============================

Tercatat, Susi mengawali bisnis maskapai penerbangan pada 2004 setelah sebelumnya dia menjadi eksportir perikanan dengan memiliki 2 unit pesawat. Pada 2013 lalu, Susi Air telah berkembang dengan memiliki 49 unit pesawat yang menghubungkan ratusan rute penerbangan di kota-kota terpencil di Tanah Air.

Pada 2012 lalu, Susi Air meraup pendapatan mencapai Rp300 miliar dan telah melayani lebih dari 200 penerbangan perintis di Indonesia.

Pada 1983, Susi mengawali bisnis sebagai pengepul ikan di Pantai Pangandaran. Perkembangan bisnisnya terbilang pesat sehingga dia mendirikan pabrik pengolahan ikan pada 1996 dengan nama PT ASI Pudjiastuti Marine Product.

Pesawat yang dibeli seharga Rp20 miliar tadinya hanya untuk mengangkut produk lobster dan ikan segar kemudian berubah setelah terjadi Tsunami Aceh pada 2004.

Cessna Susi tercatat menjadi pesawat pertama yang mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di wilayah terisolir. Akhirnya, istri dari mekanik pesawat asal Jerman Christian Von Stombeck itu mengubah arah bisnis dengan mendirikan maskapai penerbangan.

Quote:
Berikut jabatan yang diduduki Susi Pudjiastuti:

1. CEO of PT. ASI Pudjiastuti (Marine).
2. CEO of PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air).
3. CEO of PT ASI Pudjiastuti Flying School (Susi Flying School).
4. CEO of PT ASI Geosurvey.
5. Board of Advisor of HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia).
6. Independent Environmental Activist.
7. Ketua Komite Pembangunan UKM Kadin Indonesia

Berikut penghargaan yang diterima Susi Pudjiastuti:

1. People of The Year 2013; by MNC Group Newspaper (Koran Sindo), 2014.
2. Award For Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy; APEC Women and the economy summit (WES),
3. U.S; by APEC, 2011.
4. Ganesha Widya Jasa Aditama Award; by Institut Teknologi Bandung, 2011.
5. The Indonesian Small & Medium Business Entrepreneur Award; by Ministry of Cooperative & SMEs, 2010.
6. Sofyan Ilyas Award, by Ministry of Marine Affair and Fisheries, 2009.
7. The Best Indonesia Berprestasi Award; by PT. Excelcomindo Pratama, 2009.
8. Saudagar Tatar Sunda, by KADIN of West Java, 2008.
9. Tokoh Wanita Inspiratif Penggerak Pembangunan, by Governor of West Java, 2008.
10. Award for Economics, Inspiring Woman Award for Economics; by Metro TV, 2006.
11. Pelopor Ekspor Ikan Laut; by Governor of West Java, 2005.
12. Young Entrepreneur of the Year; by Ernst and Young Indonesia, 2005.
13. Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise; by President of RI, 2005.
14. Pelopor Wisata; by West Java Department of Culture & Tourism, 2004.
15. Purwa Citra Priangan, Peningkatan Kehidupan Nelayan; by Pikiran Rakyat, 2004.
Merokok, Susi Jadi Contoh Buruk Bagi Anak


Susi kemudian ramai juga diperbincangkan di Twitter karena terlihat diwawancarai oleh wartawan TV dengan rokok di tangannya. Ada yang mengkritik penampilan Susi dengan rokoknya namun banyak juga yang membela.

Perilaku merokok di depan umum yang ditunjukkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dinilai bisa memberi efek buruk bagi sosialisasi kesehatan bagi anak Indonesia.

"Menteri harus menjadi figur panutan hidup sehat bagi semua anak Indonesia, termasuk tidak menjadi perokok," ujar anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, Senin (27/10).

Susanto menjelaskan, menteri seyogyanya tidak merokok karena akan menjadi contoh buruk. "KPAI berharap kabinet kerja mampu mengatasnamakan perlindungan anak di setiap kebijakan pembangunan serta menjadi indikator figur ramah anak," jelas dia.

Dia juga berharap para menteri tidak menjadi pelaku kekerasan atau pengabaian terhadap anak. Sebagian besar netizen mengkritik penampilan Susi saat diwawancarai TV. Saat itu, tangannya memegang rokok.

Quote:
Ini Tato Bergambar Burung Phoenix di Kaki Bu Menteri Susi Pudjiastuti


Gambar seni di betis Susi tersebut bergambar burung phoenix. Ini adalah burung api mitologi dari Mesir kuno dimana digambarkan sebagai burung yang mati oleh api dan dilahirkan kembali dari api.
Bos Susi Air itu ramai dibicarakan karena hobi merokok dan memiliki tato di kaki. Bahkan, Susi nekat merokok di halaman Istana usai Jokowi mengumumkan nama-nama menteri.

Quote:
"Setop dulu dong, biar aku bisa selesaikan rokok ini sampai habis,” kata Susi saat hendak diwawancarai wartawan di halaman Istana Merdeka, Minggu 26/10/2014) malam.
Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Marine Product yang kini menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan itu tampil nyentrik dibandingkan dengan 33 menteri lainnya. Rambutnya berwarna coklat.
Quote:

Gaya bicaranya ceplas ceplos. Dia tak sungkan duduk di tangga Istana saat akan diwawancarai media massa. Susi gemar menghisap cerutu Kuba.
iklan pintar / iklan bawah artikel

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel